CONTENT
40 STARTUP TRAITS UNTUK UKM
BY HARIO SETO
CHAPTER INDEX
40 STARTUP TRAITS UNTUK UKM
CARA BERPIKIR STARTUP UNTUK USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM)
GROWTH MINDSET
CHAPTER 1
MEMBACA PERUBAHAN
MEMAHAMI GROWTH MINDSET
Setiap usaha bergerak bersama perubahan di sekitarnya. Selera customer bergeser, cara membeli berkembang, kompetitor muncul, dan teknologi mempercepat banyak pekerjaan.
Growth Mindset membantu owner membaca perubahan itu, mencari penyebabnya, lalu menyesuaikan cara kerja agar usaha tetap relevan.
CEK APA YANG BERUBAH
GROWTH MINDSET UNTUK UKM
Sisihkan waktu setiap minggu untuk melihat pola penjualan, pertanyaan customer, keluhan yang berulang, serta pekerjaan tim yang mulai terasa berat.
Pilih satu perubahan yang paling terlihat. Ajak orang yang dekat dengan prosesnya memberi konteks, lalu tentukan satu penyesuaian yang sesuai dengan kondisi usaha saat ini.
CROISSANT WEEKDAY
CONTOH KASUS : BAKERY
Bakery melihat penjualan croissant turun pada weekday pagi karena customer kantor pindah vendor.
Buat promo croissant jam 07.00–10.00 untuk pekerja kantor sekitar.
Growth terjadi saat owner rutin menguji satu perbaikan kecil.
SPEED OF EXECUTION
CHAPTER 2
CEPAT BERGERAK & EKSEKUSI
MEMAHAMI SPEED OF EXECUTION
Kecepatan eksekusi menentukan seberapa cepat usaha mendapat jawaban dari market. Saat ide dijalankan, customer mulai membeli, bertanya, menolak, atau meminta perubahan.
Respons tersebut memberi bahan nyata untuk keputusan berikutnya dan menjaga momentum kerja tetap hidup.
BUAT VERSI MINGGU INI
SPEED OF EXECUTION UNTUK UKM
Ambil satu ide produk yang tertunda.
Pecah jadi varian yang bisa di release dalam 2-3 hari.
Tetapkan target customer, offer, channel dan hasil yang ingin cepat terlihat.
Mulai produk baru dengan hanya satu varian.
Setelah respons masuk, detail berikutnya dapat diputuskan.
JANGAN KELAMAAN, LAUNCH TANPA WEBSITE
BRAND SKINCARE LOKAL
Brand skincare menunda launch karena website belum siap.
Jangan kelamaan, langsung mulai lewat Instagram dan WhatsApp dengan satu produk pre-order.
Dapatkan feeback secepatnya. Jangan nunggu sempurna
CUSTOMER OBSESSION
CHAPTER 3
MENDENGAR LEBIH DEKAT
MEMAHAMI CUSTOMER OBSESSION
Customer Obsession tumbuh dari perhatian terhadap pengalaman customer. Pertanyaan, keraguan, pembatalan, dan komplain membawa informasi tentang friction yang mereka rasakan.
Saat pola yang sama muncul berulang kali, usaha mendapat petunjuk kuat tentang hal yang perlu diperbaiki.
KUMPULKAN SUARA CUSTOMER
CUSTOMER OBSESSION UNTUK UKM
Catat pertanyaan yang masuk selama dua minggu. Kelompokkan berdasarkan harga, ukuran, kualitas, cara pakai, pengiriman, garansi, dan pembayaran.
Lihat tiga tema yang paling sering muncul. Pilih satu yang dapat diselesaikan lewat komunikasi, perubahan produk, atau perbaikan proses.
PERTANYAAN TENTANG BAHAN
BRAND HIJAB
Brand hijab berkalikali ditanya apakah bahannya adem dan cocok untuk olahraga.
Ini signal.
Buat konten uji bahan saat dipakai bergerak.
Pertanyaan berulang adalah roadmap perbaikan atau signal.
MVP THINKING
CHAPTER 4
MULAI DARI VERSI TERKECIL
MEMAHAMI MVP THINKING
MVP adalah versi paling sederhana yang sudah cukup untuk menunjukkan nilai sebuah ide.
Customer dapat melihat, mencoba atau membeli tanpa menunggu semua detail selesai.
Cara berpikir ini menjaga modal, waktu dan tenaga tetap fleksibel sambil mencari arah pengembangan yang layak.
PILIH NILAI UTAMANYA
MVP THINKING UNTUK UKM
Tulis manfaat utama produk atau layanan dalam satu kalimat.
Periksa fitur yang ingin dibuat dan pilih yang diperlukan agar customer merasakan manfaat tersebut.
Contoh:
Hampers dapat dimulai dari dua ukuran. Kursus dapat dimulai dari satu kelas. Kembangkan setelah transaksi awal memberi feedback.
DUA HAMPERS PERTAMA
USAHA HAMPERS
Owner hampers ingin langsung membuat sepuluh varian.
Sebelum terlalu banyak varian, Mulailah dari dua desain lebih dulu dan buka pre-order.
Bangun versi terkecil yang cukup jelas, mewakili semua produk dan layanan untuk dibeli.
DATA-DRIVEN DECISIONS
CHAPTER 5
ANGKA MEMBERI KONTEKS
MEMAHAMI DATA-DRIVEN DECISIONS
Data membantu owner melihat kondisi usaha dengan ukuran yang lebih jelas.
Omzet menunjukkan nilai transaksi, margin menunjukkan ruang keuntungan, repeat order menunjukkan kekuatan hubungan, dan conversion menunjukkan kemampuan offer menghasilkan pembelian.
Setiap angka menjawab pertanyaan yang berbeda. menyelamatkan owner dari jutaan rupiah atas keputusan yang salah, hasil tebak-tebak.
MULAI DARI LIMA ANGKA
DATA-DRIVEN DECISIONS UNTUK UKM
Pilih lima angka yang paling dekat dengan kesehatan usaha, seperti penjualan mingguan, margin per produk, customer baru, customer repeat, dan komplain.
Catat pada hari dan format yang sama.
Bandingkan dengan minggu sebelumnya, lalu cari konteks di balik perubahan yang terlihat besar.
Ambil keputusan dari data yang jelas
RAMAI DENGAN MARGIN TIPIS
BRAND MINUMAN
Minuman viral terjual 500 cup sehari, tetapi margin tipis akibat diskon dan fee platform.
Naikkan harga secara bertahap dan tes bundling.
Ramai tidak selalu sehat.
Fenomena ini tidak akan terlihat tanpa data yang presisi dan lengkap, ditambah analisa yg mendalam dari data tersebut
EXPERIMENTATION CULTURE
CHAPTER 6
UJI SATU HAL
MEMAHAMI EXPERIMENTATION CULTURE
Eksperimen membantu usaha mencari jawaban melalui perubahan yang terarah.
Satu ide diuji dalam batas waktu tertentu, satu hasil diamati, lalu keputusan berikutnya diambil dari respons yang muncul.
Kejelasan hasil uji membuat keputusan owner lebih terarah.
TULIS HIPOTESISNYA
EXPERIMENTATION CULTURE UNTUK UKM
Mulai dari satu dugaan (hipotesis) yang ingin diperiksa. Tentukan perubahan, durasi, dan metrik. Jaga elemen lain tetap sama selama pengujian. Setelah periode selesai, tukis hasilnya, bandingkan.
Buat keputusan dari hasil tadi agar tim punya riwayat pembelajaran yang dapat dipakai kembali.
SATU MENU SELAMA TUJUH HARI
CAFÉ
Owner café mengganti menu, harga, dan desain sekaligus.
Tes satu menu baru selama tujuh hari dengan harga tetap.
Mulai dengan satu tes atau pengujian. Satu tes harus menghasilkan satu pelajaran untuk pengambilan keputusan yang tepat.
SCALABILITY THINKING
CHAPTER 7
SIAP MENANGANI LEBIH BANYAK ORDER / SALES
MEMAHAMI SCALABILITY THINKING
Scalability Thinking melihat kemampuan usaha menangani pertumbuhan secara terkendali.
Order bertambah membawa lebih banyak chat, produksi, pengecekan, pengiriman dan keputusan.
Proses yang jelas membantu tim bergerak tanpa semua hal menunggu owner.
TULIS PROSES UTAMANYA
SCALABILITY THINKING UNTUK UKM
Pilih lima aktivitas yang paling sering dilakukan.
Tuliskan langkahnya dengan bahasa sederhana.
Tambahkan contoh hasil yang benar, checklist, serta batas keputusan tiap role.
Uji kepada anggota tim yang belum terbiasa agar bagian yang masih membingungkan dapat segera diperjelas.
ORDER MENUNGGU OWNER
BAKERY ONLINE
Semua order masih harus melewati owner. ini ga scale.
Tulis SOP balas chat, packing, dan follow-up.
Bangun sistem yang lebih scale. Sistem yang baik dan terdokumentasi bisa dilatih dan diulang sehingga saat order/sales lebih banyak tidak mengurangi kualitas produk dan layanannya.
LEAN OPERATIONS
CHAPTER 8
KERJA LEBIH RINGKAS
MEMAHAMI LEAN OPERATIONS
Lean Operations membantu usaha mengurangi aktivitas yang menyerap biaya, waktu, ruang, dan tenaga tanpa memberi nilai yang cukup.
Pemborosan dapat muncul lewat stok berlebih, menu lambat, tools tak terpakai, pekerjaan berulang, staff yang tidak produktif atau approval yang terlalu panjang.
CARI TITIK PEMBOROSAN
LEAN OPERATIONS UNTUK UKM
Amati satu proses dari awal sampai selesai. Tandai bagian yang membuat orang menunggu, mencari informasi, mengulang pekerjaan atau memperbaiki kesalahan. Lihat juga stok lambat dan produk yang menyulitkan produksi.
Pilih satu sumber pemborosan terbesar, cari cara utk tutup pemborosan.
LIMA PULUH MENU
CONTOH KASUS : RESTORAN KELUARGA
Restoran memiliki 50 menu, tetapi 80% revenue datang dari 10 menu.
Hapus 40 Menu lain, atau paling tidak kurangi hingga 15 menu saja.
Fokuskan bahan, stok, dan promosi pada menu utama.
Bisnis lebih sehat saat kompleksitas turun. Less stock, less waste, less SOP, less hassle, less ribet.
STRONG BRAND STORY
CHAPTER 9
CERITA YANG MUDAH DITANGKAP
MEMAHAMI STRONG BRAND STORY
Brand Story membantu orang memahami siapa yang dilayani, masalah apa yang diselesaikan, dan alasan sebuah usaha layak dipercaya.
Cerita ini hidup dalam cara brand menjelaskan produk, menampilkan proses, memilih visual dan berbicara ke customer.
RANGKAI EMPAT BAGIAN
STRONG BRAND STORY UNTUK UKM
Jawab empat pertanyaan:
Siapa customer utama,
Masalah apa yang mereka hadapi,
Hasil apa yang diberikan usaha, dan Alasan mereka dapat percaya.
Gunakan detail konkret seperti waktu, proses, bahan atau standar kerja.
Masukkan cerita yang sama ke bio, katalog produk / layanan dan konten di sosial media.
KOPI UNTUK BEKERJA
COFFEE SHOP
Pesan ‘jual kopi enak’ tidak memberi alasan kuat untuk memilih.
Ubah menjadi ‘kopi untuk pekerja remote yang butuh fokus.’
Brand yang tajam membuat sales lebih ringan.
PRODUCT-MARKET FIT THINKING
CHAPTER 10
PRODUK YANG TEPAT UNTUK MARKET
MEMAHAMI PRODUCT-MARKET FIT THINKING
Product-Market Fit terlihat ketika produk cocok dengan kebutuhan market yang jelas.
Customer membeli dengan alasan yang mudah dipahami, kembali, dan merekomendasikan.
Kecocokan ini tumbuh dari kombinasi :
target customer, masalah, produk, harga dan channel yang tepat.
IKUTI SINYAL REPEAT ORDER
PRODUCT-MARKET FIT THINKING UNTUK UKM
Kelompokkan penjualan berdasarkan produk dan tipe customer.
Lihat produk yang paling sering dibeli ulang, channel asal, alasan membeli, dan waktu mereka kembali.
Hubungi beberapa customer repeat.
Fokuskan promosi pada kombinasi produk dan customer dengan respons paling sehat.
SAMBAL YANG SELALU DICARI
CONTOH KASUS : USAHA SAMBAL RUMAHAN
Usaha sambal rumahan punya 10 produk.
Lima produk sering dipuji, tetapi jarang dibeli lagi. Dua produk hampir tidak pernah dipuji, tetapi justru punya repeat order tertinggi.
Artinya, fokuslah pada produk dan segmen yang terus membeli.
Pujian bisa menyenangkan. Perilaku pembelian jauh lebih jujur.
NICHE FOCUS
CHAPTER 11
PILIH MARKET YANG JELAS
MEMAHAMI NICHE FOCUS
Niche Focus membantu usaha memusatkan perhatian pada kelompok customer dengan kebutuhan serupa.
Target yang jelas membuat produk, bahasa, channel, dan proses penjualan lebih mudah disusun.
Semakin sering melayani masalah yang sama, semakin dalam keahlian yang terbentuk.
PERSEMPIT TARGET AWAL
NICHE FOCUS UNTUK UKM
Lihat customer yang paling mudah dilayani dan paling sering puas.
Cari pola berdasarkan jenis usaha, ukuran, lokasi, kebutuhan, atau momen pembelian.
Pilih satu kelompok yang cukup spesifik, lalu susun offer, portofolio, channel, dan bahasa yang sesuai dengan kelompok tersebut.
DESAIN UNTUK CAFÉ KECIL
CONTOH KASUS : STUDIO DESAIN
“Jasa desain” terlalu umum.
“Jasa desain untuk café” masih belum cukup spesifik.
“Jasa desain menu yang engaging untuk café dengan target pasar Gen Z” lebih tepat sasaran.
Semakin spesifik layanan, masalah, dan target pasarnya, semakin cepat orang memahami keahlianmu, percaya, lalu memilih jasamu.
FOUNDER-LED SALES
CHAPTER 12
BELAJAR DARI PERCAKAPAN SALES
MEMAHAMI FOUNDER-LED SALES
Pada tahap awal, founder / owner perlu "terjun langsung" memahami alasan membeli, keberatan harga, pilihan alternatif, dan bahasa yang dipakai calon customer.
Percakapan sales membawa informasi itu dalam bentuk nyata dan membantu menyusun offer, script, harga, serta produk.
IKUTI DUA PULUH PERCAKAPAN
FOUNDER-LED SALES UNTUK UKM
Ikuti langsung dua puluh percakapan penjualan lewat WhatsApp, telepon, meeting, atau survey lokasi. Catat pertanyaan, keberatan, alasan membeli, dan momen saat customer tertarik. Kelompokkan pola yang muncul, lalu gunakan untuk memperbaiki offer dan materi training sales.
OWNER IKUT SURVEY
CONTOH KASUS : JASA CLEANING
Owner jasa cleaning ikut survey ke rumah customer.
Catat semua keberatan, kebutuhan, dan bahasa yang sering muncul.
Sales awal adalah riset market. Founder / Owner jadi lebih tajam menentukan keputusan.
COMMUNITY BUILDING
CHAPTER 13
HUBUNGAN DI LUAR TRANSAKSI
MEMAHAMI COMMUNITY BUILDING
Community Building menciptakan hubungan yang terus hidup di antara transaksi.
Customer mendapat tempat untuk belajar, bertanya, berbagi pengalaman, atau bertemu orang dengan kebutuhan serupa.
Bagi usaha, komunitas membuka akses terhadap insight yang dekat dengan kondisi market.
BANGUN RITME KOMUNITAS
COMMUNITY BUILDING UNTUK UKM
Mulai dari kelompok kecil customer aktif, pilih satu tema utama.
Tentukan ritme sederhana:
satu tips mingguan, satu sesi tanya jawab, satu showcase anggota, satu penawaran relevan.
Perhatikan topik yang paling banyak mendapat respons untuk menyusun produk atau event berikutnya.
GRUP WA HOME BAKER
CONTOH KASUS : TOKO BAHAN KUE
Toko bahan kue hanya menghubungi customer saat promo.
Bangun grup WhatsApp untuk home baker berbagi hasil dan pertanyaan.
Community bisa menjaga hubungan tetap hidup.
NETWORK EFFECTS
CHAPTER 14
NILAI YANG TUMBUH BERSAMA JARINGAN
MEMAHAMI NETWORK EFFECTS
Network Effects muncul ketika bertambahnya orang atau partner membuat layanan semakin bernilai.
Dalam UKM, efek ini sering terlihat melalui referral, jaringan vendor, komunitas lokal, dan hubungan antar customer.
Kepercayaan dapat berpindah melalui jaringan yang sudah terbentuk.
BUAT JALUR REFERRAL
NETWORK EFFECTS UNTUK UKM
Pilih 5 partner dengan layanan saling melengkapi. Tentukan cara referral, benefit, dan standar kualitas.
Gunakan form, kode partner atau grup khusus. Pantau kualitas lead dari tiap partner agar jaringan tetap relevan.
JARINGAN VENDOR WEDDING
CONTOH KASUS : WEDDING INDUSTRY
Vendor wedding bekerja sendiri-sendiri meski customernya sama.
Bangun sistem referral antar fotografer, florist, dan venue, dll.
Jaringan yang tepat menurunkan biaya akuisisi.
PLATFORM THINKING
CHAPTER 15
MENGHUBUNGKAN KEBUTUHAN
MEMAHAMI PLATFORM THINKING
Platform Thinking melihat usaha sebagai penghubung antara beberapa kebutuhan yang saling terkait. Customer sering menghadapi rangkaian pekerjaan. Saat satu usaha membantu menyusun seluruh proses, nilai yang diterima customer meningkat melalui koordinasi yang lebih rapi.
LIHAT PEKERJAAN DI SEKITARNYA
PLATFORM THINKING UNTUK UKM
Ambil satu produk utama dan lihat pekerjaan lain yang masih harus dilakukan customer agar hasil akhirnya tercapai. Pilih satu atau dua kebutuhan yang paling dekat dengan kemampuan usaha. Cari partner, susun satu alur pemesanan, tentukan kontak utama, dan jelaskan pembagian tanggung jawab.
HAMPERS CORPORATE LENGKAP
USAHA HAMPERS
Hampers dipasarkan hanya sebagai kumpulan snack.
Gabungkan kurasi, branding, kartu ucapan, dan delivery untuk kebutuhan kantor.
Customer membayar lebih untuk masalah yang selesai.
DISTRIBUTION FIRST
CHAPTER 16
JALUR DAPATKAN CUSTOMER
MEMAHAMI DISTRIBUTION FIRST
Distribution menentukan gimana produk ditemukan, dipahami, dibeli, dan dibeli kembali.
Setiap channel memiliki fungsi berbeda. Jalur yang jelas bisa bantu customer berpindah dari konten ke transaksi tanpa kehilangan arah di tengah proses.
BAGI FUNGSI SEMUA CHANNEL
DISTRIBUTION FIRST UNTUK UKM
Daftar semua channel yang dipakai, Instagra, Threads, dll.
Tetapkan satu fungsi utama untuk masing-masing.
Periksa perpindahan antar-channel.
Konten perlu mengarahkan orang ke profil, profil ke katalog atau kontak, WhatsApp ke closing dan data transaksi ke follow-up.
KONTEN RAMAI, ORDER SEPI
CONTOH KASUS :ABRAND SKINCARE
Konten ramai tetapi order tidak bergerak.
Gunakan TikTok untuk discovery
Instagram untuk Katalog
WhatsApp untuk closing.
Setiap channel harus punya satu tugas.
REPEATABLE SALES FUNNEL
CHAPTER 17
ALUR YANG BISA DIULANG
MEMAHAMI REPEATABLE SALES FUNNEL
Sales Funnel menggambarkan perjalanan calon customer dari pertama mengenal usaha sampai melakukan transaksi. Setiap tahap membutuhkan informasi berbeda. Alur yang rapi membantu tim mengetahui apa yang perlu dikirim, kapan follow-up dilakukan, dan bagaimana lead dicatat.
SUSUN LIMA TAHAP
REPEATABLE SALES FUNNEL UNTUK UKM
Susun alur awareness, interest, inquiry, purchase, dan follow-up. Siapkan satu asset untuk tiap tahap: konten, portofolio, katalog, invoice, dan reminder. Catat semua lead di satu tempat. Buat aturan follow-up agar percakapan yang sudah masuk tetap bergerak.
LEAD YANG HILANG DI CHAT
PERCETAKAN
Lead masuk lewat konten tetapi hilang setelah DM.
Susun alur konten, DM, katalog, pembayaran, dan follow-up.
Sales yang bisa diulang lebih kuat daripada sales kebetulan.
RETENTION FOCUS
CHAPTER 18
ALASAN UNTUK KEMBALI
MEMAHAMI RETENTION FOCUS
Retention menunjukkan kemampuan usaha menjaga hubungan setelah transaksi pertama. Customer kembali saat pengalaman sebelumnya memuaskan dan kebutuhan berikutnya mudah dipenuhi. Siklus pembelian, reminder, data customer, dan layanan lanjutan membantu hubungan menjadi kebiasaan.
RANCANG TRANSAKSI BERIKUTNYA
RETENTION FOCUS UNTUK UKM
Periksa kapan customer biasanya membutuhkan produk lagi. Kelompokkan siklus mingguan, bulanan, tiga bulanan, atau tahunan. Simpan tanggal transaksi dan jenis pembelian. Siapkan follow-up sesuai konteks, seperti reminder refill, jadwal perawatan, paket bulanan, atau tanggal penting.
PAKET CUCI BULANAN
CAR WASH
Car wash selalu bergantung pada kunjungan satu kali.
Jual paket bulanan dengan jadwal dan benefit tetap.
Repeat membuat revenue lebih stabil.
UNIT ECONOMICS AWARENESS
CHAPTER 19
PROFIT PER TRANSAKSI
MEMAHAMI UNIT ECONOMICS AWARENESS
Unit Economics melihat keuntungan dan biaya pada tingkat satu produk, satu order, atau satu customer. Setiap transaksi membawa biaya bahan, packaging, fee, diskon, delivery, tenaga kerja, dan potensi refund. Hitungan ini menunjukkan apakah pertumbuhan menghasilkan kondisi yang sehat.
HITUNG SATU ORDER
UNIT ECONOMICS AWARENESS UNTUK UKM
Pilih satu produk yang paling sering terjual. Catat harga jual, lalu kurangi semua biaya untuk menghasilkan dan mengirim satu order. Bandingkan beberapa produk berdasarkan margin, waktu proses, dan komplain. Perbarui hitungan saat harga bahan, fee, atau delivery berubah.
AYAM GORENG DI MARKETPLACE
USAHA FNB
Produk viral menghasilkan banyak transaksi tetapi margin sangat kecil.
Hitung biaya produk, fee, diskon, delivery, dan waktu kerja.
Jangan scale produk yang belum sehat.
AUTOMATION MINDSET
CHAPTER 20
KERJA BERULANG YANG BISA DIRINGANKAN
MEMAHAMI AUTOMATION MINDSET
Automation Mindset dimulai dengan mengenali pekerjaan yang dilakukan berulang kali dalam pola yang sama. Pertanyaan customer, invoice, reminder, booking, pemindahan data, dan laporan rutin dapat dibantu template, formula, integrasi, atau tools sederhana.
CATAT PEKERJAAN BERULANG
AUTOMATION MINDSET UNTUK UKM
Selama satu minggu, catat pekerjaan yang dilakukan lebih dari tiga kali. Pilih satu dengan pola paling jelas dan risiko rendah. Mulai dari quick reply, template invoice, form booking, reminder pembayaran, formula laporan, atau pesan otomatis. Sediakan jalur manual untuk kebutuhan khusus.
PERTANYAAN YANG SAMA
SALON
Tim menjawab pertanyaan harga dan delivery berkali-kali setiap hari.
Buat quick reply WhatsApp yang jelas.
Automation pertama tidak perlu rumit.
TECH-ENABLED OPERATIONS
CHAPTER 21
INFORMASI YANG MUDAH DILIHAT
MEMAHAMI TECH-ENABLED OPERATIONS
Teknologi membantu operasional saat informasi menjadi lebih mudah dicatat, ditemukan, dan dipakai bersama. Order dapat dilihat statusnya, stok diperiksa, jadwal dibagi, tugas memiliki owner, dan laporan dibuat lebih cepat. Satu sistem sederhana sudah bisa memberi dampak besar.
PILIH SATU SUMBER INFORMASI
TECH-ENABLED OPERATIONS UNTUK UKM
Pilih satu proses yang sering menimbulkan kebingungan. Tentukan informasi yang perlu terlihat oleh tim, lalu masukkan ke satu board atau sheet. Gunakan status yang mudah dipahami dan tetapkan siapa yang memperbarui setiap bagian. Tim harus tahu sumber informasi utamanya.
ORDER DI SATU BOARD
CATERING KANTOR
Order tersebar di chat dan sering terlewat.
Gunakan satu Google Sheet atau board untuk status order.
Tools terbaik adalah yang benar-benar dipakai.
AI ADOPTION
CHAPTER 22
AI SEBAGAI ALAT KERJA
MEMAHAMI AI ADOPTION
AI membantu UKM menghasilkan draft, merapikan informasi, dan menyusun langkah kerja dengan lebih cepat. Caption, proposal, FAQ, SOP, script sales, campaign, dan ringkasan meeting dapat dibuat dari konteks yang jelas. Hasil tetap perlu diperiksa oleh orang yang memahami bisnis.
MINTA OUTPUT YANG JELAS
AI ADOPTION UNTUK UKM
Pilih satu pekerjaan yang sering dimulai dari halaman kosong. Berikan konteks tentang jenis usaha, target customer, produk, tujuan, tone, jumlah output, dan format. Simpan prompt yang bekerja baik. Gunakan kembali sebagai template dan sesuaikan hasil dengan bahasa brand.
DARI CATATAN KE SOP
USAHA LAUNDRY
Owner memakai AI hanya untuk mencari ide.
Gunakan AI untuk membuat caption, SOP, proposal, dan weekly plan.
AI berguna saat menghasilkan asset kerja.
BRANDING THROUGH CONTENT
CHAPTER 23
TUNJUKKAN CARA KERJA
MEMAHAMI BRANDING THROUGH CONTENT
Konten membentuk cara orang memahami brand sebelum membeli. Usaha dapat menunjukkan keahlian, proses, standar, hasil, dan sudut pandang. Pola yang konsisten membantu customer mengenali hal yang dijaga oleh brand serta alasan produk layak dipertimbangkan.
BAGI KONTEN MENJADI EMPAT
BRANDING THROUGH CONTENT UNTUK UKM
Susun empat kategori konten: masalah customer, cara kerja usaha, hasil customer, dan prinsip founder. Gunakan format yang mudah diproduksi, seperti foto, video singkat, carousel, dan cerita customer. Satu konten cukup membawa satu pesan. Review save, share, dan inquiry.
MENJELASKAN HARGA
BAKERY PREMIUM
Bakery hanya memposting diskon.
Tunjukkan bahan premium, proses produksi, dan alasan harga.
Konten yang membantu lebih mudah disimpan.
VIRAL LOOP THINKING
CHAPTER 24
ALASAN UNTUK MEMBAGIKAN
MEMAHAMI VIRAL LOOP THINKING
Viral Loop muncul ketika pengalaman customer mendorong mereka membawa perhatian baru kepada usaha. Bentuknya dapat berupa posting, referral, review, undangan, atau konten. Sharing lebih mudah terjadi saat momennya menarik, prosesnya sederhana, dan hasilnya nyaman ditunjukkan.
RANCANG MOMEN SHARE
VIRAL LOOP THINKING UNTUK UKM
Lihat momen saat customer paling puas, seperti membuka paket, melihat hasil akhir, atau mencapai target. Siapkan elemen pendukung berupa packaging, spot foto, template story, kartu akun brand, link review, atau kode referral. Jaga proses sharing tetap ringan.
PACKAGING YANG MASUK STORY
DESSERT BOX
Customer puas tetapi jarang membagikan pengalaman.
Gunakan packaging estetik dan kartu sederhana untuk tagging.
Sharing tumbuh saat dibuat mudah dan menarik.
PARTNERSHIP MINDSET
CHAPTER 25
TUMBUH BERSAMA PARTNER
MEMAHAMI PARTNERSHIP MINDSET
Partnership membuka akses terhadap customer, keahlian, channel, dan sumber daya yang sudah dimiliki pihak lain. Kolaborasi yang kuat berangkat dari kebutuhan customer yang saling berdekatan. Setiap pihak perlu mendapat manfaat yang jelas dan customer merasakan nilai tambahan.
PILIH PARTNER YANG NYAMBUNG
PARTNERSHIP MINDSET UNTUK UKM
Petakan bisnis yang melayani customer serupa. Pilih partner dengan reputasi dan standar yang sesuai. Susun satu tawaran sederhana, seperti paket bersama, referral, event, konten, atau bundling. Jelaskan peran, pembayaran, data customer, komplain, dan cara mengevaluasi hasil.
LATIHAN DAN MAKANAN HARIAN
GYM X HEALTHY CATERING
Gym dan healthy catering mengejar customer yang sama secara terpisah.
Buat paket latihan dan meal plan bersama.
Partner terbaik punya target customer yang sama.
CAPITAL EFFICIENCY
CHAPTER 26
JAGA RUANG GERAK CASH
MEMAHAMI CAPITAL EFFICIENCY
Capital Efficiency melihat seberapa baik usaha menggunakan modal untuk menghasilkan pertumbuhan. Cash yang terlalu cepat masuk ke stok, alat, sewa, atau tim dapat mengurangi ruang gerak. Penggunaan modal yang efisien menjaga usaha tetap fleksibel saat kondisi berubah.
UJI SEBELUM KOMITMEN BESAR
CAPITAL EFFICIENCY UNTUK UKM
Daftar rencana pengeluaran besar dalam enam bulan ke depan. Tulis tujuan, biaya, hasil yang diharapkan, dan pilihan dengan komitmen lebih kecil. Mesin dapat disewa, produksi memakai pre-order, tempat baru diuji lewat pop-up, dan kebutuhan tim dimulai melalui project.
PRE-ORDER SEBELUM PRODUKSI
BRAND FASHION
Brand fashion memproduksi banyak sebelum tahu demand.
Gunakan pre-order sebelum produksi besar.
Cash yang selamat memberi ruang untuk belajar.
STRONG PITCHING ABILITY
CHAPTER 27
MEMBUAT ASK TERASA JELAS
MEMAHAMI STRONG PITCHING ABILITY
Pitch membantu orang memahami situasi, nilai yang ditawarkan, dan keputusan yang diminta. Owner UKM memakainya saat mengajukan kerja sama, menawarkan produk ke perusahaan, meminta termin supplier, bernegosiasi dengan landlord, mencari talenta, atau mengajukan pembiayaan.
SUSUN LIMA BAGIAN
STRONG PITCHING ABILITY UNTUK UKM
Gunakan struktur situasi, masalah, solusi, bukti, dan ask. Sesuaikan bahasa dengan orang yang menerima pitch. Tambahkan angka seperti penjualan, kapasitas, repeat order, atau timeline. Akhiri dengan satu keputusan yang jelas agar percakapan bergerak menuju tindakan.
NEGOSIASI SEWA TOKO
COFFEE SHOP
Owner café meminta diskon sewa tanpa menunjukkan rencana perbaikan.
Tawarkan skema sewa lebih rendah plus revenue share.
Pitch kuat menggabungkan masalah, solusi, bukti, dan ask.
FUNDRAISING MINDSET
CHAPTER 28
MODAL PUNYA BANYAK BENTUK
MEMAHAMI FUNDRAISING MINDSET
Fundraising Mindset melihat modal sebagai kombinasi berbagai sumber daya. Customer dapat membayar di depan, supplier memberi termin, bank membiayai alat, partner membawa distribusi, franchisee membuka titik baru, dan profit usaha dapat diputar kembali.
COCOKKAN KEBUTUHAN DAN SUMBER
FUNDRAISING MINDSET UNTUK UKM
Tulis kebutuhan modal secara spesifik: jumlah, tujuan, waktu penggunaan, cara pengembalian, dan dampak yang diharapkan. Bandingkan pre-order, termin supplier, pinjaman alat, partner, dan investor. Hitung bunga, revenue share, diskon, equity, atau komitmen volume.
CUSTOMER MEMBIAYAI PRODUKSI
FURNITURE CUSTOM
Owner mengira investor adalah satu-satunya sumber dana.
Gunakan customer upfront payment untuk membiayai produksi.
Modal terbaik mengikuti model bisnis.
TALENT LEVERAGE
CHAPTER 29
WAKTU FOUNDER PUNYA NILAI TINGGI
MEMAHAMI TALENT LEVERAGE
Talent Leverage membantu usaha menempatkan pekerjaan pada orang dengan kemampuan dan kapasitas yang tepat. Saat waktu founder habis untuk admin, tracking, revisi kecil, dan pekerjaan rutin, keputusan tentang produk, sales, partnership, dan pertumbuhan ikut tertunda.
AUDIT WAKTU OWNER
TALENT LEVERAGE UNTUK UKM
Catat aktivitas owner selama satu minggu. Kelompokkan menjadi keputusan penting, pekerjaan rutin, pekerjaan teknis khusus, dan pekerjaan yang dapat dihentikan. Pilih tiga aktivitas rutin yang paling menyerap waktu. Buat SOP, tentukan orang yang mengambil alih, lalu review hasilnya.
ADMIN PART-TIME
TOKO ONLINE
Owner menghabiskan waktu menjawab chat dan tracking order.
Delegasikan ke admin part-time dengan SOP jelas.
Waktu founder harus kembali ke growth.
OWNERSHIP CULTURE
CHAPTER 30
TANGGUNG JAWAB ATAS HASIL
MEMAHAMI OWNERSHIP CULTURE
Ownership Culture tumbuh saat anggota tim memahami hasil yang menjadi tanggung jawabnya. Mereka mengetahui standar, target, ruang keputusan, dan waktu evaluasi. Role terasa jelas karena setiap orang melihat hubungan antara tindakannya dan kondisi usaha.
HUBUNGKAN ROLE DENGAN OUTCOME
OWNERSHIP CULTURE UNTUK UKM
Pilih setiap role dan tulis satu sampai tiga hasil yang perlu dijaga. Berikan metrik sederhana dan ruang keputusan yang sesuai. Untuk barista, hasilnya dapat berupa konsistensi rasa, waktu penyajian, dan kebersihan. Review kondisi, penyebab, serta tindakan berikutnya.
BARISTA MENJAGA KONSISTENSI
COFFEE SHOP
Barista hanya dinilai dari kehadiran.
Tetapkan tanggung jawab pada konsistensi rasa dan review customer.
Ownership muncul saat target terlihat.
TRANSPARENCY THROUGH METRICS
CHAPTER 31
SATU GAMBARAN YANG SAMA
MEMAHAMI TRANSPARENCY THROUGH METRICS
Metrics membantu tim melihat kondisi usaha melalui ukuran yang sama. Tanpa angka yang terlihat, setiap orang membawa asumsi sendiri. Scoreboard sederhana memberi konteks tentang penjualan, komplain, keterlambatan, stok, atau conversion sesuai tanggung jawab masing-masing.
BUAT SCOREBOARD MINGGUAN
TRANSPARENCY THROUGH METRICS UNTUK UKM
Pilih tiga sampai lima angka yang perlu dilihat tim, seperti penjualan harian, menu terlaris, komplain, order terlambat, dan stok kritis. Tampilkan di tempat yang mudah diakses. Gunakan dalam briefing untuk membahas perubahan, penyebab, dan tindakan hari itu.
DAPUR MELIHAT MENU TERLARIS
RESTORAN
Kitchen tidak tahu menu mana yang paling laku.
Tampilkan penjualan harian per menu.
Angka yang terlihat mempercepat perbaikan.
PROBLEM-SOLUTION THINKING
CHAPTER 32
MELIHAT HASIL YANG DICARI
MEMAHAMI PROBLEM-SOLUTION THINKING
Customer membeli karena ingin suatu kondisi berubah. Makanan menyelesaikan kebutuhan makan. Jasa pembukuan membantu owner memahami keuangan. Furniture membuat ruang lebih nyaman dan berfungsi. Produk menjadi alat untuk mencapai hasil yang dicari customer.
TULIS MASALAH CUSTOMER
PROBLEM-SOLUTION THINKING UNTUK UKM
Pilih satu produk. Tulis situasi customer sebelum membeli, kesulitan yang mereka hadapi, dan kondisi setelah produk dipakai. Gunakan jawaban itu untuk memperbaiki offer. Tampilkan hasil yang terasa bagi customer, lalu susun fitur sebagai pendukung hasil tersebut.
MAKAN SIANG TANPA REPOT
CATERING KANTOR
Lunch box dijual hanya sebagai makanan.
Posisikan sebagai solusi makan siang kantor yang tepat waktu.
Customer membeli relief dan hasil.
DESIGN THINKING
CHAPTER 33
MELIHAT DARI SISI CUSTOMER
MEMAHAMI DESIGN THINKING
Design Thinking membantu usaha memahami pengalaman customer dari awal sampai selesai. Customer melihat konten, mencari informasi, membandingkan, menghubungi, membayar, menunggu, memakai produk, mengajukan komplain, lalu kembali membeli. Setiap tahap memiliki potensi friction.
PETAKAN CUSTOMER JOURNEY
DESIGN THINKING UNTUK UKM
Pilih satu tipe customer dan tulis semua langkah yang mereka lalui. Tandai titik yang membuat mereka menunggu, bingung, takut, atau mengulang informasi. Bicarakan dengan customer yang baru selesai membeli. Pilih satu friction dengan dampak terbesar, lalu sederhanakan.
BOOKING KLINIK YANG PANJANG
KLINIK GIGI
Banyak customer batal karena checkout membingungkan.
Sederhanakan pilihan, pembayaran, dan konfirmasi order.
Produk bagus butuh pengalaman yang mudah.
ECOSYSTEM THINKING
CHAPTER 34
MELIHAT JARINGAN DI SEKITAR CUSTOMER
MEMAHAMI ECOSYSTEM THINKING
Customer terhubung dengan supplier, komunitas, advisor, vendor, kantor, keluarga, dan platform. Ecosystem Thinking membantu usaha melihat hubungan tersebut sebagai bagian dari market. Partner yang sudah dipercaya dapat menjadi jalur masuk, sumber insight, atau bagian dari layanan bersama.
PETAKAN LIMA PIHAK
ECOSYSTEM THINKING UNTUK UKM
Pilih satu tipe customer utama dan tulis lima pihak yang sering mereka hubungi. Lihat hubungan yang dapat dibangun melalui konten bersama, referral, paket layanan, event, atau pertukaran insight. Mulai dari pihak yang paling dekat dengan kebutuhan customer.
MASUK LEWAT SUPPLIER KOPI
SUPPLIER PACKAGING
Supplier packaging mengandalkan iklan langsung ke café.
Bangun referral dengan supplier kopi dan vendor POS.
Cari siapa yang sudah dipercaya customer.
INTELLECTUAL PROPERTY MINDSET
CHAPTER 35
PENGETAHUAN MENJADI ASET
MEMAHAMI INTELLECTUAL PROPERTY MINDSET
Setiap usaha mengumpulkan pengetahuan melalui pengalaman: resep, metode kerja, template, desain, database, supplier list, training material, nama brand, dan konten. Intellectual Property Mindset membantu owner melihat semua itu sebagai aset yang dapat dipakai ulang dan dilindungi.
CATAT YANG MEMBUAT USAHA BERBEDA
INTELLECTUAL PROPERTY MINDSET UNTUK UKM
Daftar pengetahuan dan asset yang sering dipakai. Kelompokkan berdasarkan tingkat penting dan risiko kehilangan. Mulai dokumentasi dari bagian yang paling sering digunakan. Simpan dalam folder dengan akses, versi, dan tanggal yang jelas. Periksa kebutuhan perlindungan merek atau desain.
RESEP DI KEPALA OWNER
HOME INDUSTRY FNB
Resep dan proses produksi hanya ada di kepala owner.
Dokumentasikan resep, SOP, template, dan asset brand.
Yang tidak tercatat sulit dilatih dan dilindungi.
PERSONAL BRAND OF FOUNDER
CHAPTER 36
FOUNDER SEBAGAI SUMBER TRUST
MEMAHAMI PERSONAL BRAND OF FOUNDER
Pada banyak UKM, customer ingin mengenal orang di balik usaha. Mereka memperhatikan cara founder berpikir, memilih bahan, menangani masalah, dan menjaga kualitas. Personal Brand membantu bagian tersebut terlihat melalui pengetahuan, proses, keputusan, dan pengalaman.
BAGIKAN JUDGMENT FOUNDER
PERSONAL BRAND OF FOUNDER UNTUK UKM
Pilih tiga topik yang dekat dengan peran founder: keahlian, proses membangun usaha, dan prinsip kualitas. Buat ritme realistis, seperti satu founder note, satu video proses, dan satu jawaban customer per minggu. Tunjukkan alasan di balik keputusan.
OWNER MASUK KE DAPUR
USAHA MAKANAN RUMAHAN
Customer tidak melihat standard di balik produk.
Bagikan proses produksi, keputusan, dan prinsip kerja owner.
Orang lebih mudah percaya saat judgment terlihat.
STORYTELLING FOR SALES
CHAPTER 37
MEMBUAT HASIL TERASA NYATA
MEMAHAMI STORYTELLING FOR SALES
Storytelling membantu customer memahami perubahan yang dapat dihasilkan oleh produk atau layanan. Cerita memberi konteks tentang situasi awal, masalah, proses, keputusan, dan hasil. Detail yang konkret membuat proof lebih mudah diingat dibanding daftar fitur.
GUNAKAN ALUR EMPAT BAGIAN
STORYTELLING FOR SALES UNTUK UKM
Pilih satu customer dengan hasil yang jelas. Susun cerita dalam empat bagian: situasi awal, masalah utama, proses yang dilakukan, dan perubahan yang terjadi. Tambahkan detail waktu, kendala, keputusan, serta hasil. Minta izin sebelum memakai identitas atau materi customer.
DARI RUANG SEPI MENJADI CAFÉ
STUDIO INTERIOR
Testimonial hanya berkata ‘bagus’ tanpa konteks.
Tampilkan kondisi sebelum, proses, dan hasil setelah memakai produk.
Cerita membuat proof lebih mudah diingat.
AGILE MARKETING
CHAPTER 38
MARKETING YANG PEKA MOMEN
MEMAHAMI AGILE MARKETING
Agile Marketing memakai siklus kerja pendek. Tim membaca situasi, membuat offer, menjalankan campaign, melihat respons, lalu menyesuaikan langkah berikutnya. Cara ini cocok untuk cuaca, momen gajian, liburan, event lokal, musim sekolah, tren konten, dan perubahan stok.
BUAT SPRINT TUJUH HARI
AGILE MARKETING UNTUK UKM
Pilih satu momen yang relevan minggu ini. Tentukan produk, target, dan offer. Buat tiga asset: konten discovery, konten proof, dan pesan closing. Jalankan beberapa hari. Pantau inquiry, conversion, serta nilai transaksi. Simpan format yang bekerja untuk momen serupa.
TIGA HARI CUACA PANAS
BRAND MINUMAN
Brand minuman terlambat merespons cuaca panas.
Jalankan promo cold drink tiga hari saat demand naik.
Offer kecil yang tepat waktu bisa mengalahkan campaign besar.
STRONG ONBOARDING
CHAPTER 39
AWAL YANG MUDAH DIIKUTI
MEMAHAMI STRONG ONBOARDING
Onboarding membantu customer, karyawan, reseller, partner, dan client memahami cara memulai hubungan dengan usaha. Awal yang jelas mengurangi pertanyaan, kesalahan, dan perbedaan ekspektasi. Orang mengetahui langkah pertama, alat, hasil, dan tempat meminta bantuan.
SUSUN TIGA HARI PERTAMA
STRONG ONBOARDING UNTUK UKM
Pilih satu tipe orang yang perlu di-onboard. Tulis informasi yang mereka butuhkan sebelum mulai, lalu susun berdasarkan hari pertama, minggu pertama, dan bulan pertama. Gunakan checklist, video, FAQ, template, serta kontak bantuan. Minta feedback dari pengguna baru.
RESELLER PUNYA MATERI JUALAN
BRAND FROZEN FOOD
Reseller bingung menjual karena tidak punya materi.
Berikan foto, caption, harga, FAQ, dan script jualan.
Start yang rapi mengurangi error.
CONTINUOUS FUNDABLE IMPROVEMENT
CHAPTER 40
BISNIS YANG MAKIN MUDAH DIPERCAYA
MEMAHAMI CONTINUOUS FUNDABLE IMPROVEMENT
Bisnis yang rapi lebih mudah dinilai oleh bank, partner, buyer, investor, dan calon anggota tim. Mereka ingin melihat catatan keuangan, margin, repeat revenue, kontrak, SOP, data customer, kapasitas, dan risiko. Perbaikan berkala membangun kredibilitas sejak dini.
RAPIKAN SATU BAGIAN SETIAP BULAN
CONTINUOUS FUNDABLE IMPROVEMENT UNTUK UKM
Buat review bulanan untuk keuangan, penjualan, operasional, customer, legal, dan tim. Pilih satu perbaikan utama, tetapkan owner dan deadline. Contohnya memisahkan rekening, menghitung margin, menulis SOP, merapikan kontrak, mencatat repeat customer, atau membuat forecast.
SIAP SAAT BANK BERTANYA
USAHA DISTRIBUSI
Catatan keuangan dan SOP baru dirapikan saat butuh pinjaman.
Review margin, record, repeat revenue, dan dokumen setiap bulan.
Bisnis yang rapi lebih mudah dipercaya.
DARI TRAIT MENJADI CARA KERJA
40 STARTUP TRAITS UNTUK UKM
Empat puluh trait ini menyentuh market, produk, operasional, customer, tim, modal, teknologi, dan pertumbuhan. Pilih trait yang paling dekat dengan masalah usaha saat ini. Gunakan penjelasan untuk memahami situasi, halaman penerapan untuk menyusun langkah, dan case study sebagai gambaran di lapangan.
IDE UTK UKM YANG LAGI KESULITAN BAYAR SEWA
BY HARIO SETO
CHAPTER INDEX
UNTUK USAHA UKM YANG BELUM BERJALAN
CHAPTER 1
1. OWNERSHIP SHARE
IDE UKM YG LAGI KESULITAN BAYAR SEWA
Ajukan proposal Kepemilikan (Ownership share). Owner Tempat bisa jadi partner pasif, buat perjanjian, dapat keuntungan tiap bulannya.
Keuntungan utk Owner Tempat, jika usaha berkembang Owner Tempat ikut memiliki titik lokasi lain. bukan hanya satu titik lokasi yg dia miliki.
2. REVENUE SHARING
IDE UKM YG LAGI KESULITAN BAYAR SEWA
Tanpa menawarkan saham kepemilikan, coba tawarkan "bagi hasil" (Revenue Sharing) dari persentase pendapatan bulanan. Pastikan Owner UKM sudah hitung profit diatas pendapatan.
Keuntungan owner tempat, bisa dapetin lebih dari sewa yg dia tawarkan ke owner ukm.
3. REVENUE SHARING DENGAN MINIMUM NUMBERS
IDE UKM YG LAGI KESULITAN BAYAR SEWA
Jika pilihan no.2 tadi gak berhasil, Coba tawarkan dengan "bagi hasil" (revenue sharing) dengan ada minimum nya.
Misal, 5-10% dari revenue.
"Saya kasih minimum deh misal di 5 juta".
Keuntungan owner tempat, disaat bulan2 boncos, Owner Tempat dapat minimum sewa bulanan terasa lebih tenang.
4. REVENUE SHARING + SEWA
IDE UKM YG LAGI KESULITAN BAYAR SEWA
Berbeda "bahasa" dengan no.3. Pilihan ini termasuk uang sewa nya.
Contoh :
uang sewa fix ditawar dari sekian -ke- 5juta per bulan, tapi "ditambah" dgn revenue sharing.
Keuntungan Owner Tempat, jelas dan clear, tiap bulan dapet jumlah tertentu dari sewa, sambil berharap usaha "rame" bisa dapatkan tambahan.
5. PEMBAYARAN BERTAHAP
IDE UKM YG LAGI KESULITAN BAYAR SEWA
Owner Tempat "maksa" harus kontrak 1 tahun. Tapi bisa dengan strategi : Sebagian sewa dibayar sekarang, sisanya dicicil setelah usaha kembali stabil.
Keuntungan untuk Owner tempat, Sebagian yang sudah dibayarkan diawal terdengar lebih aman. Namun sebagian yg akan dicicil bulanan meringankan Owner UKM.
Ajukan pembayaran bertahap.
bulan 1 : 60%
bulan 4 : 20%
bulan 7 : 20%
6. OWNER MEMBIAYAI RENOVASI DAN MODAL KERJA
IDE UKM YG LAGI KESULITAN BAYAR SEWA
Ajukan proposal Owner Tempat ikut membiayai renovasi dan modal kerja. conth di fnB, alat dan perlengkapan dapur.
Keuntungan Owner Tempat, saat usaha tidak berjalan, Owner Tempat tetap memiliki semua investasi tadi sebagai nilai lebih utk ditawarkan ke penyewa berikutnya.
UNTUK USAHA UKM YANG SUDAH BERJALAN
CHAPTER 2
7. KONVERSI TUNGGAKAN DENGAN PRODUK / JASA
IDE UKM YG LAGI KESULITAN BAYAR SEWA
Untuk usaha UKM yang sudah berjalan dan ada tunggakan sewa, tawarkan "trade off" tunggakan sewa dengan jasa atau produk usaha.
Keuntungan Owner Tempat, mendapatkan jasa/produk lebih murah dan lebih terpercaya.